Sulit aku gambarkan, terlalu sempit dan tak cukup untuk
diutarakan. Keindahan yang tiada tara, rasa syukur seakan tak pernah pudar akan
keagungan Tuhan. Indah, sangat, bahkan terlalu indah goresan yang terukir dalam
hamparan luas. Persekian detik rasa resah, lelah, semua sirna dengan sangat
cepat. Sejuk dan damai, membawa pada peraduan jiwa yang tenang.
Sejenak, pejamkan mata dan hirup dalam-dalam semua oksigen
yang ada, biarkan mereka memenuhi paru-paru dan menyebarkan rasa damai dalam
diri. Tak pernah lelah, tak pernah bosan memandang langit biru nan cerah.
Kicauan burung menjadi nyanyian alam, semilir angin membawa rasa dingin menggelitik
ke seluruh tubuh. Gemercih air terjun terdengar merdu bagai nada alam yang
meremajakan pendengaran.
Decak kagumku pada Nya tak pernah habis terlantun dari
bibirku. Menikmati setiap inci goresan yang menakjubkan. Kampung halaman kedua,
Margawati. Betapa senangnya kujejalkan kakiku melangkah disana, kuejek bumi
dengan telapak kaki ku. Matahari cemburu melihat aku tersenyum mengagumi
kekuasaan-Nya, bakaran sinarnya tidak menyusutkan rasa kagumku serta semangatku
untuk terus melangkah menapaki jalan.
![]() |
| Margawati |
Riuh, gemuruh suara angklung yang mengalun indah, nyanyian
sunda mengetuh pintu hati. Sang waktu cepat hingga membawaku pada peraduannya. Senja
memerah, langit sajikan semburan jingga yang berkobar di batas horizon. Sesaat
lagi malam akan menebarkan keremangan yang mambaur bersama napas kesunyian.
Perlahan alam mulai melepaskan diri dari jeratan hari. Seakan jemu menimbun lelah,
bumi mulai meredupkan kehidupannya. Aroma sepi mulai menyebar ke setiap celah
udara. Berbondong-bondong angin malam mulai menjalankan tugasnya menyelimuti
semesta hitam, dan malam pun menetas. Kesungian angin malam yang menusuk
kulitku dan merayak keseluruh tubuh lewati darahku yang mulai membeku. Berat
hati, melepas indahnya hari dengan kegelapan malam.
Kerlipan bintang dilangit Margawati yang memancaran cahaya,
menerpa kehidupan yang bersungguh tiada akhir. Terlelap dalam malan ditemani
sang rembulan yang mengantarkanku pada dunia mimpi, sinar surya membangunkan
dengan sorotan manjanya. Nafas pagi ini adalah anugrah untuk hidup yang penuh
dengan berkah. Margawati, tempat yang
benar-benar indah dan membuatku nyaman berada disana.
Fa_Nu
