Kepada seseorang yang sedang sangat aku
rindukan saat ini, pikiranku kembali melanglang kepada ingatan tentangmu.
Mungkin masa-masa indah yang telah berlalu. Dulu, setiap senyum ini adalah
untukmu. Dulu, air mata ini adalah air mata kebahagiaan tiada tara yang tak
mampu lagi kupendam. Tapi itu dulu. Hari ini jantungku kembali berdetak tak
tenang. Air mataku berlinang pelan-pelan dan ini bukan air mata bahagia lagi.
Ini air mata kerinduan yang pernah terpendam dalam kesibukan. Aku tidak mampu
lagi membendungnya. Aku tidak tahu sudah seberapa jauh dasar hatiku menyimpan
cinta untukmu. Sampai rasanya sesakit ini untuk mengingat langit mendung di
musim kemarau.
Aku terlalu menyayangimu, atau mungkin
hanya berambisi memilikimu saja. Tapi, rasa sayang dan keinginan untuk memiliki
berbatas sekat yang sangat tipis, hampir transparan. Aku tak mampu
membedakannya dengan jelas. Yang kutahu, saat ini aku sangat sangat sangat
merindukannu. Ada sebuah kenangan di kelas dan di pantai, tapi tidak ada hari
yang jelas untuk mengingatnya.
Suaramu masih terdengar sayup-sayup saat
aku menutup mata. Aku masih tidak rela kehilanganmu. Sungguh aku masih belum
rela. Malam ini aku berangan-angan gila. Aku ingin kamu datang, meski tak
membawa apapun. Aku hanya ingin kamu datang di hadapanku dan aku bisa
menggenggammu dengan erat. Aku ingin menangis lebih keras di depanmu, meski
mustahil. Seberapa banyak aku harus mengatakan “Aku sayang sama kamu” agar kamu
bisa mendengarnya dari kejauhan? Setidaknya, satu-satunya harapan yang mungkin adalah
kamu benar-benar datang dalam mimpiku
dan aku bisa menangis dengan lega. Sungguh aku sangat merindukanmu. Rasanya
sakit sekali, kamu tahu? Maaf, ini
terlihat sangat berlebihan. Tapi inilah yang sedang aku rasakan. Aku tak bisa
menahannya.
Fa_Nu
Fa_Nu

1 komentar:
jleb banget :'(
Posting Komentar